Langsung ke konten utama

News of The World (2020), Perjalanan Emosional Sang Pembawa Warta


News of the World merupakan sebuah film yang mengisahkan perjalanan Captain Kidd mengantarkan seorang gadis yang tersesat untuk “pulang”. Cerita ini mengambil setting Amerika Serikat pada tahun 1840-an dimana hubungan antara orang-orang kulit merah (Indian), putih, hitam, dan pendatang Eropa sedang memanas. Konflik rasis ini sangat sensitif di tengah masyarakat pada waktu itu.

Captain Kidd adalah seorang pembaca surat kabar yang berkeliling dari satu kota ke kota yang lain untuk membacakan berita kepada masyarakat melalui surat kabar. Suatu waktu ia menemukan seorang gadis di tengah hutan. Ia remaja peranakan Jerman yang orang tuanya dibunuh saat ia masi bayi. Ia dibesarkan di antara orang Indian. Namun naas, keluarga Indiannya pun kemudian dibantai. Captain Kidd memutuskan untuk mengantarkan gadis itu “pulang”. Tapi “pulang” ke mana? Kendala komunikasi menjadi permasalahan utama yang muncul antara Captain Kidd dan gadis itu yang hanya bisa berbahasa Kiowa (salah satu suku Indian). Akhirnya ratusan mil ditempuh dan puluhan hari dilalui untuk mengantarkan gadis itu "pulang". Perjalanan panjang itulah yang kemudian mengubah kehidupan Captain Kidd dan gadis yang ditemukannya.  

Hadirnya media merupakan bagian yang mengonstruksi sebuah masyarakat. Media bukan hanya permasalahan komunikasi namun juga persuasi. Di tengah panasnya konflik rasis di Amerika kala itu, media cetak memainkan peran yang sangat penting. Ada media yang memang mengabarkan berita-berita baik dengan menumbuhkan harapan dan semangat kebersamaan. Namun tak sedikit pula berita provokatif yang malah menimbulkan kebencian antar ras dan suku. Captain Kidd sebagai pembaca berita memilah dan memilih berita mana saja yang perlu dibaca karena bisa menimbulkan harmoni dan mana berita busuk yang tidak perlu dibacakan.

Captain Kidd bukan hanya membacakan berita tulis secara lesan. Namun ia telah menunjukkan sebuah tindakan nyata akan wujud menerima yang berbeda (liyan), bukan sekadar wacana belaka. Ia berkorban untuk gadis yang ditemukannya meskipun berdarah Jerman dan berbudaya Indian. Media yang utama bukanlah lesan ataupun tulisan. Namun media yang utama adalah perbuatan yang nyata dalam kehidupan.   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Like Father, Like Son (Japan, 2013)

Ini adalah film dengan tema anak yang tertukar dari dua buah keluarga yang kontras. Ryota adalah seorang pebisnis yang sukses. Waktunya banyak dihabiskan untuk bekerja. Begitu sibuknya, seringkali Ryota tidak memiliki waktu untuk istri dan seorang anaknya, Keyta. Suatu saat, Rumah sakit tempat Keyta enam tahun silam dilahirkan, memberikan kabar mengejutkan tentang tertukarnya bayi Keyta pada saat kelahiran. Adalah Ryuusei, anak yang dulu tertukar dengan Keyta, dan kini tinggal bersama keluarga Saiki. Kedua keluargapun berjumpa dan sepakat untuk   melakukan penjajakan pertukaran kembali anak yang telah tertukar. Keyta belajar beradaptasi tinggal bersama keluarga Saiki sedangkan Ryuusei belajar beradaptasi tinggal bersama keluarga Ryota. Kedua keluarga ini digambarkan sangat berbeda. Keluarga Saiki adalah keluarga sederhana yang tinggal di kios kecil. Saiki sendiri menerima reparasi alat-alat elektronik. Selain Ryuusei, Saiki memiliki dua anak lagi. Sedangkan keluarga Ryota ...

Sound of Metal (2019), Ada Surga dalam Keheningan

  Dari judulnya kita akan membayangkan ini adalah film tentang band metal yang dipenuhi musik-musik cadas seperti film the Rockstar. Ternyata salah besar!! Ini adalah film yang mengisahkan tentang dunia yang sunyi. Ruben, seorang drummer band metal harus menerima kenyataan pahit bahwa ia mengalami gangguan pendengaran akut, bahkan menuju ketulian. Ia pun harus meninggalkan gemerlap dunia panggung hiburan dan menepi di sebuah tempat rehabilitasi tuna rungu. Ia mengalami depresi yang berat ketika berjumpa dengan kenyataan yang mengubah kehidupannya. Dalam kekecewaannya Ruben masih memiliki harapan, yaitu operasi penanaman implan telinga – meskipun biayanya sangat mahal. Setelah menjual mobil RV, satu-satunya harta yang ia miliki, Ruben pun memutuskan untuk melakukan operasi penanaman implan. Namun harapan seringkali berbeda dengan kenyataan. Implan yang ditanam memang menghasilkan bunyi yang dikirim ke otak. Namun bunyi itu bukanlah bunyi yang diharapkannya. Bunyi yang diterima ota...

Coda (2021), Mendengar yang Tidak Terdengar

  Seorang gadis bersuara indah hadir di antara keluarga yang tuna rungu. Sebuah dilema besar ketika harus memilih antara pergi melanjutkan kuliah musik karena beasiswa, atau tetap tinggal bersama ayah, ibu, dan kakaknya yang tuna rungu sebagai nelayan. Film ini membenturkan dua   dunia yang berseberangan dengan sangat keras. Buat apa suara indah di tengah keluarga tuna rungu? Film ini mengajak kita untuk berempati. Bagaimana seorang yang bisa mendengar dan berbicara belajar untuk menjadi seorang yang tidak bisa mendengar. Dan juga bagaimana seorang tuna rungu belajar untuk menikmati dan menghargai indahnya musik. Bagian yang menarik dari film ini adalah ketika sang ayah, ibu, dan kakak menyaksikan gadis itu bernyanyi di aula bersama dengan kelompok paduan suaranya. Kita diajak untuk mengalami apa yang dirasakan oleh keluarga yang tuna rungu ketika di tengah-tengah lagu tiba-tiba suara dimaatikan. Hening... Sepi... Kita diajak untuk menikmati musik tanpa suara. Kita diajak ...