Langsung ke konten utama

Postingan

HOW TO MAKE MILLIONS BEFORE GRANDMA DIES (2024), KISAH YANG MENGUJI KEBAIKAN

Seorang nenek yang menderita kanker stadium akhir, diperkirakan hidupnya satu tahun lagi menjadi objek perebutan warisan anak dan cucunya. Mereka tiba-tiba saja menjadi baik kepada sang nenek demi mendapatkan hak waris rumah yang sedang ditinggali. Kejutan muncul ketika anak cucu yang berusaha merawat dan menunjukkan kebaikan malah tidak mendapatkan hak waris rumah. Sang nenek memutuskan memberikan rumahnya justru kepada anak yang hidupnya tidak jelas dan jarang mengunjunginya.  Film ini mengajak kita melihat kebaikan secara kritis. Apakah motif atau latar belakang kebaikan yang dilakukan? Memang masih ada kebaikan yang benar-benar hadir karena rasa cinta yang tulus. Bukan karena balas budi ataupun pamrih semata. Namun lebih banyak kebaikan palsu yang hadir seolah-olah menunjukkan kepedulian tapi penuh kemunafikan. Ketika sang nenek memutuskan menyerahkan rumahnya kepada salah seorang anak, dan rumah itu dijual, sang nenek pun "dibuang" ke panti jompo. Begituah kehidupan yang...
Postingan terbaru

A REAL PAIN (2024), BERSAMA MERAYAKAN LUKA

  David dan Benjamin adalah dua orang saudara sepupu yang yang mengikuti tour sejarah ke Polandia. Agenda tour tersebut adalah mengunjungi sisa peristiwa genosida terhadap orang-orang Yahudi di Polandia. Mereka mengikuti tour tersebut sebagai penghormatan bagi nenek mereka, orang Yahudi yang selamat dari peristiwa genosida.  David dan Benjamin memiliki karakter yang berlawanan. David seorang yang introvert, sedangkan Benjamin seorang ekstrovert. Perjumpaan mereka berdua yang berbeda karakter tersebut memunculkan relasi yang unik.  Benjamin tampil dengan begitu luwes dan hangat. Cara berkomunukasinya sangat ekspresif. Itulah yang membuat dirinya mampu menarik perhatian peserta tour yang lain. Sementara itu David tampil dengan dingin, kaku, dan hampir tanpa ekspresi. Di balik penampilannya yang dingin, David begitu mengagumi Benjamin yang memiliki daya tarik sangat kuat. Dalam hatinya ia ingin menjadi seperti Benjamin yang sangat hangat dan disukai banyak orang. Tapi di sis...

THE SUBSTANCE (2024), TUBUH ADALAH PASAR

  Elisabeth Sparkle menyadari tubuhnya tidak lagi bisa dijual karena bertambahnya usia. Kerutan dan timbunan lemak bagi dunia hiburan adalah sampah. Masa kejayaannya hampir berlalu tapi ia tidak mau merelakannya pergi. Elisabeth Sparkle mengikuti program peremajaan diri. Namun caranya ekstrim. Tubuhnya terbuka dan muncullah sosok baru yang jauh lebih muda. Dirinya kini ada dua. Tubuh tua yang penuh kerut dan lemak serta tubuh muda yang segar dan sintal. Masalahnya adalah keduanya harus bergantian tampil. Tubuh muda yang begitu bergairah tidak menyia-nyakan kesempatan ini. Kariernya begitu cemerlang. Namun tubuh tua pun cemburu akan karier tubuh mudanya. Puncaknya adalah bagaimana tubuh muda dan tubuh tua berkelahi berebut siapa yang akan tampil. Dalam perkelahian itu, tubuh muda terbelah dan muncul sosok ketiga dari diri Elisabeth Sparkle. Tubuh adalah pasar. Kita mengupayakan apa yang terbaik bagi tubuh kita, termasuk penampilan. Seorang rela menghabiskan banyak uang untuk peraw...

EMILIA PEREZ (2024), KEPEREMPUANAN SEORANG LAKI-LAKI

  Seorang pimpinan mafia pengedar narkotika di Meksiko memutuskan untuk berubah menjadi perempuan. Bukan hanya fisik, namun jiwanyapun diubah menjadi sosok perempuan. Ini adalah harapan yang terpendam sejak lama ketika selama ini ia merasa terjebak dalam tubuh laki-laki. Skenario besar dirancang, sandiwara penuh siasat dimainkan. Ia hadir kembali sebagai seorang perempuan bernama   Emilia Perez. Demi rasa rindu kepada istri dan anak-anaknya, ia menyamar sebagai sepupu yang kemudian membuka pintu untuk menerima mereka tinggal bersama dalam satu rumah. Sandiwara itu berakhir pahit dan tragis. Ia menyaksikan istrinya menjalin hubungan dengan pria lain, yaitu anak buahnya sendiri.   Emilia Perez adalah gambaran nyata yang tidak dapat dipungkiri tentang rumitnya permasalahan gender. Gender bukan hanya masalah laki-laki atau perempuan saja. Tapi di luar itu ada banyak bias yang tidak bisa dipaksakan dan dijadikan patokan baku. Sebenarnya semua kembali lagi kepada masalah ua...

THE WILD ROBOT (2024), PERTOBATAN SEBUAH ROBOT

  Kisah tentang sebuah robot yang seharusnya dikirim untuk membantu pekerjaan rumah tangga tapi nyasar di tengah hutan karena kesalahan ekspedisi. Ia pun harus belajar menghadapi dunia binatang yang tentu saja tidak ada dalam programnya. Ia harus mengasuh seekor angsa dari saat ia menetas hingga belajar berenang dan terbang. Ia menjadi sahabat bagi sekor rubah introvert yang merasa kesepian. Robot yang tadinya diciptakan penurut (seusai dengan program), berubah menjadi liar. Apa yang dilawan? Programnya sendiri. Program hadir karena pikiran, tapi robot itu menunjukkan sesuatu yang lebih kuat dari itu, yaitu rasa. Sindiran bagi kita yang seringkali hanya menjalankan “program” saja tanpa memberi rasa dan makna di dalamnya. Bangun jam lima, mandi jam enam, sarapan, berangkat kerja, istirahat, makan siang, pulang jam empat, mandi, makan malam, istirahat, tidur. Itulah hari-mari manusia modern. Program itu terus berulang dalam hidup kita dan kita patuh begitu saja seperti robot. Mod...

Coda (2021), Mendengar yang Tidak Terdengar

  Seorang gadis bersuara indah hadir di antara keluarga yang tuna rungu. Sebuah dilema besar ketika harus memilih antara pergi melanjutkan kuliah musik karena beasiswa, atau tetap tinggal bersama ayah, ibu, dan kakaknya yang tuna rungu sebagai nelayan. Film ini membenturkan dua   dunia yang berseberangan dengan sangat keras. Buat apa suara indah di tengah keluarga tuna rungu? Film ini mengajak kita untuk berempati. Bagaimana seorang yang bisa mendengar dan berbicara belajar untuk menjadi seorang yang tidak bisa mendengar. Dan juga bagaimana seorang tuna rungu belajar untuk menikmati dan menghargai indahnya musik. Bagian yang menarik dari film ini adalah ketika sang ayah, ibu, dan kakak menyaksikan gadis itu bernyanyi di aula bersama dengan kelompok paduan suaranya. Kita diajak untuk mengalami apa yang dirasakan oleh keluarga yang tuna rungu ketika di tengah-tengah lagu tiba-tiba suara dimaatikan. Hening... Sepi... Kita diajak untuk menikmati musik tanpa suara. Kita diajak ...

Memories Of Matsuko (2006), Warna-warni Kegelapan

  Siapa yang menyangka, Matsuko, gadis cantik bersuara merdu menjalani kehidupan yang kelam? Berawal dari profesinya sebagai seorang guru SMP yang menghadapi kenakalan anak didiknya, Matsulo harus meninggalkan sekolahan. Ia pun menjadi penyanyi cafe, wanita penghibur, penata rambut, hingga sindikat narkoba. Ia berpindah dari kekasih satu kepada kekasih yang lain. Ia menikmati walau tersakiti. Adalah Sho, keponakan Matsuko yang merangkai cerita memori kehidupan bibinya setelah meninggal di usia 55 tahun. Ia mengumpulkan kepingan-kepingan memori Matsuko sepanjang kariernya hingga dibunuh dengan tragis. Kehidupan yang gelap dihadirkan dengan gemerlap melalui film ini. Menyaksikan film ini mengingatkan kita akan film Amelie. Cerita yang kelam dihadirkan dengan penuh keceriaan. Tanpa sadar film ini mengajak kita untuk melihat segala sesuatu dengan keceriaan. Dalam situasi apapun Matsuko menyelipkan “wajah jelek”nya untuk menghibur kita. Perjalanan hidup memang gelap dan berliku, namun...