Langsung ke konten utama

Postingan

Almost Famous (2000)

  Di balik dunia rock n roll ada drama penuh emosi dan air mata. Band rock Stillwater berproses dari panggung ke panggung menjadi band besar. Di balik proses itu ada William – seorang penulis amatir berusia 16 tahun dan Penny Lane – seorang relawan yang setia mengikuti tour mereka. Mereka berdua bukan hanya penggemar, tetapi sudah menganggap Stillwater sebagai keluarga sendiri. Mereka mengorbankan sekolah dan masa remaja mereka untuk mengikuti Stillwater. Tapi ternyata kesetiaan mereka dibalas dengan menyakitkan. Penny Lane dan William dibuang saat band mulai dikenal banyak orang. Ternyata berproses itu bukan hanya mengejar materi dan ketenaran semata. Berproses juga saat untuk belajar menghargai pengorbanan orang-orang yang telah berjuang untuk kita.
Postingan terbaru

Ed Wood (1994)

  Ed Wood – seorang penulis dan sutradara film yang buruk, berjumpa dengan Bela Lugosi – mantan aktor yang sudah tua. Mereka merencanakan membuat sebuah film yang tidak jelas. Tentu saja gagal.  Ketika mencoba lagi untuk melakukan eksperimen film, Bella meninggal dunia. Sebagai penghormatan, film pun dipersembahkan untuk mengenang Bella sang mantan aktor. Dan akhirnya film yang aneh tersebut bisa diterima di masyarakat. Dan memang terkadang yang dibutuhkan pasar bukanlah kualitas, tetapi keunikan.

If... (1968)

  Sebuah perguruan tinggi di Inggris menerapkan disiplin yang keras baik dalam sekolah ataupun asrama. Namun beberapa siswa menentangnya. Mereka melakukan kenakalan-kenakalan remaja seperti mencuri motor dari daeler, minum alkohol, hingga berpacaran. Walaupun dihukum namun mereka tetap menunjukkan sikap penolakan terhadap disiplin sekolah. Hingga puncaknya saat menjalani hukuman, mereka menemukan senapan dan granat di gudang sekolah. Dalam sebuah acara penyambutan pahlawan nasional, mereka beraksi dengan membombardir para tamu dengan senapan dan membuat ledakan granat di halaman sekolah. Senjata dapat mengubah segalanya. Jikalau...  

House (1977)

  Saat itu film Jaws sedang menjadi trend di dunia. Jepang-pun tak mau ketinggalan. Mereka membuat film House untuk menandingi ketenaran Jaws. Jika Jaws monsternya adalah seekor hiu raksasa, House memiliki monster sendiri : rumah tua. Seorang remaja yang kecewa karena ayahnya akan menikah lagi setelah ibunya meninggal dunia. Ia pun menghibur diri dengan pergi ke rumah bibinya, saudara ibunya di desa. Bersama enam sahabat di sekolahnya ia pergi ke rumah tempat tinggal bibinya untuk mengisi liburan. Di rumah itulah, mereka menemukan banyak kejadian seram. Rumah itu seperti monster yang “memakan” satu demi satu sahabatnya. Ternyata bibi yang menemui mereka sudah lama meninggal. Yang mereka jumpai adalah arwah dari bibi yang menunggu kekasihnya pulang dari perang dunia. Inilah film horor yang ceria. Film horor tidak perlu dengan suasana gelap dan kostum hitam. Ketidaknyamanan akan semakin terasa ketika dalam situasi yang ceria penuh senyum tawa tiba-tiba.... mati.

Trainspotting (1996)

  Keinginan seorang pecandu heroin yang mencoba untuk terlepas dari jerat obat terlarang dan menjalani hidup seperti manusia biasa. Mudahkah? Tentu tidak! Godaan yang paling kuat adalah sahabat-sahabatnya sendiri. Ada kalanya untuk melangkah menjadi lebih baik harus mengorbankan sahabat-sahabat kita sendiri. Tidak perlu sungkan untuk menendang yang menjadi beban.

LEILA, 1997, SEKILAS KAU TAMPAK LAYU....

  Ketika Leila menikah dengan Reza, mereka harus menghadapi kenyataan pahit bahwa mereka tidak bisa memiliki anak. Keluarga besar Reza melakukan berbagai cara agar Reza memiliki keturunan karena anak tunggal. Leila dibujuk untuk memberi ijin Reza nikah lagi. Dengan berat hati Leila membuka pintu untuk diduakan. Hingga suatu saat kesabaran itupun habis. Sebuah permainan perasaan yang luar biasa. Ketika berhadapan dengan ibu mertua, Leila menunjukkan ketegaran hati walaupun sebenarnya ia begitu rapuh. Leila yang ceria pun harus meredup.... hingga hampir padam.

KIKUJIRO, 1999, SERIUSNYA SEBUAH KOMEDI

  Kisah tentang seorang bocah yang pergi mencari kediaman ibunya ditemani seorang pria yang bertingkah konyol. Setelah menempuh perjalanan jauh dan berbagai macam petualangan, mereka menjumpai sang ibu yang ternyata telah memiliki suami dan seorang anak kecil. Betapa hancurnya hati bocah tadi. Pria yang mendampinginya berusaha menghibur si bocah bersama dengan beberapa kenalan yang mereka jumpai di jalan. Film yang sedih, tetapi karena dibalut dengan komedi, jadilah rasa sedih itu segera berganti senyum dan tawa. Kehebatan film ini adalah gambarnya yang luar biasa indah. Walaupun ini film komedi, tetapi komposisi gambar yang tersaji benar-benar memanjakan mata. Salah satu unsur yang menghibur dalam film ini, bukan komedinya tetapi komposisi gambarnya. Sebuah film komedi yang benar-benat dipikirkan dengan serius.