Seorang nenek yang menderita kanker stadium akhir, diperkirakan hidupnya satu tahun lagi menjadi objek perebutan warisan anak dan cucunya. Mereka tiba-tiba saja menjadi baik kepada sang nenek demi mendapatkan hak waris rumah yang sedang ditinggali. Kejutan muncul ketika anak cucu yang berusaha merawat dan menunjukkan kebaikan malah tidak mendapatkan hak waris rumah. Sang nenek memutuskan memberikan rumahnya justru kepada anak yang hidupnya tidak jelas dan jarang mengunjunginya. Film ini mengajak kita melihat kebaikan secara kritis. Apakah motif atau latar belakang kebaikan yang dilakukan? Memang masih ada kebaikan yang benar-benar hadir karena rasa cinta yang tulus. Bukan karena balas budi ataupun pamrih semata. Namun lebih banyak kebaikan palsu yang hadir seolah-olah menunjukkan kepedulian tapi penuh kemunafikan. Ketika sang nenek memutuskan menyerahkan rumahnya kepada salah seorang anak, dan rumah itu dijual, sang nenek pun "dibuang" ke panti jompo. Begituah kehidupan yang...
David dan Benjamin adalah dua orang saudara sepupu yang yang mengikuti tour sejarah ke Polandia. Agenda tour tersebut adalah mengunjungi sisa peristiwa genosida terhadap orang-orang Yahudi di Polandia. Mereka mengikuti tour tersebut sebagai penghormatan bagi nenek mereka, orang Yahudi yang selamat dari peristiwa genosida. David dan Benjamin memiliki karakter yang berlawanan. David seorang yang introvert, sedangkan Benjamin seorang ekstrovert. Perjumpaan mereka berdua yang berbeda karakter tersebut memunculkan relasi yang unik. Benjamin tampil dengan begitu luwes dan hangat. Cara berkomunukasinya sangat ekspresif. Itulah yang membuat dirinya mampu menarik perhatian peserta tour yang lain. Sementara itu David tampil dengan dingin, kaku, dan hampir tanpa ekspresi. Di balik penampilannya yang dingin, David begitu mengagumi Benjamin yang memiliki daya tarik sangat kuat. Dalam hatinya ia ingin menjadi seperti Benjamin yang sangat hangat dan disukai banyak orang. Tapi di sis...