Langsung ke konten utama

THE GODFATHER, DUA SISI YANG SEMPURNA

 


Seluruh bisnis ilegal siap ia backup kecuali satu : narkotika. Itulah prinsip hidup Don Corleno dalam berbisnis. Idealismenya memicu konflik antar keluarga besar mafia. Ketika Sollozo menawari sebuah kerja sama untuk bisnis narkoba, Don Corleno langsung menolaknya. Akibatnya adalah kelompok Sollozo membabi buta memberondong Don Corleno dengan peluru di dekat kantornya hingga ia sekarat. Michael, anak bungsu Corleno akhirnya memutuskan membalasnya dengan membunuh Sollozo dan melarikan diri ke Sicilia – Italia. Ketegangan memuncak ketika Sonny, anak sulung Corleno dibunuh di gerbang jalan tol. Istri Michael di Italia pun ikut menjadi korban, meledak di dalam mobil yang sudah dipasang bom. Michael pun pulang ke Amerika untuk membalaskan dendam kakaknya. Ketika Don Corleno meninggal karena penyakitnya kambuh, Michael pun meneruskan peran ayahnya sebagai Godfather. Michael dan keluarga besarnya membunuh siapa saja yang terindikasi sebagai penghalang bisnis keluarganya. Termasuk Carlo, kakak iparnya sendiri yang dianggap sebagai pengkhianat.

Kisah Godfather adalah dua sisi yang sangat bertolak belakang. Di satu sisi memperlihatkan kekerasan yang brutal. Bisnis harus diperjuangkan dengan darah dan nyawa. Di sisi yang lain memperlihatkan kelembutan yang hangat di tengah keluarga. Dalam kekerasan yang brutal ada ketenangan. Dalam ketenangan ada api dendam yang tak pernah padam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1900, Lima Jam yang Sangat Melelahkan!

Durasi film ini sama dengan tiga kali durasi film biasa. Kalau dihitung durasi film ini lebih dari lima jam! Ibarat makanan, film ini seperti mukbang atau makan besar, memakan tiga atau empat porsi makanan yang malah bikin mblenger atau eneg. Ini film sejarah negara Italia dari tahun 1900 hingga 1940-an, di mana menghadirkan persahabatan dua orang yang terjalin sejak kanak-kanak hingga lanjut usia. Olmo adalah seorang anak buruh tani yang bersahabat dengan Alfredo, anak pemilik perkebunan. Ketika perang dunia pertama berakhir, Italia meskipun menang tapi mengalami krisis. Saat inilah Mussolini mulai naik menjadi perdana menteri dan menerapkan fasisme di Italia. Dampak dari fasisme adalah berjayanya para borjuis dan penindasan yang semena-mena terhadap kaum buruh. Alfredo pun berjaya di tengah keluarga borjuis. Ia mewarisi perkebunan orang tuanya. Sedangkan Olmo menjadi aktifis kaum buruh tani yang berideologi komunis. Ia memimpin kaum buruh tani menentang fasisme di Italia...

A Separation (2011), Konflik yang Artistik

Film ini mengisahkan munculnya masalah di tengah masalah yang dihadapi oleh pasangan Nader dan Simin. Saat mereka bergumul dengan proses perceraian, timbullah masalah baru di mana Nader dituntut atas tindak kekerasan terhadap Razieh, pembantu yang baru beberapa hari bekerja di rumahnya. Nader dituntut di pengadilan setelah Razieh terjatuh dari tangga dan mengalami keguguran. Di tengah ketidakharmonisan Nader dan Simin, mereka harus bersinergi untuk menghadapi tuntutan tindak kekerasan kepada Razieh. Film dari negara Iran ini menggambarkan permasalahan yang muncul dari dua keluarga dari kelas yang berbeda. Keluarga Nader adalah keluarga kelas ekonomi menengah dan keluarga Razieh adalah keluarga kelas ekonomi bawah. Ketidakadilan sebenarnya telah dimunculkan saat pertama kali Razieh melamar menjadi pembantu. Razieh mendapat upah yang tidak sepadan dengan pekerjaan serta jauhnya perjalanan yang ditempuh menuju apartemen Nader. Ia harus mengasuh ayah Nader yang menderita penyak...

Hujan Bulan Juni (2017), Hujanmu Abadi, Pak Sapardi...

Sebenarnya sama sekali tidak ada niat untuk menuliskan catatan tentang film ini. Tapi ketika mendengar kabar sang maestro hujan telah berpulang, tergeraklah untuk mengingat dan menuliskan kembali serpihan karyanya yang diabadikan melalui sebuah film : Hujan Bulan Juni. Dari puisi, kemudian ditulislah novel. Dari novel, dihidupkan menjadi film. Sayang, ada banyak hal yang mengecewakan dari film ini ketika kita lebih dahulu membaca puisi dan novel pak Sapardi. Puisinya begitu bersahaja. Novelnya begitu humanis. Namun ketika tertuang menjadi film, entah kenapa daya mistis karya beliau sirna. Adalah sebuah kisah roman tentang Sarwono dan Pingkan. Sarwono orang Solo, sedangkan Pingkan gadis berdarah Jawa-Manado. Sarwono Islam, Pingkan Kristen. Kisah cinta mereka dibalut dengan puisi-puisi yang dituliskan oleh Sarwono. Bumbu percintaan mereka adalah hadirnya Kyoto, mahasiswa program tukar budaya asal Jepang yang menjadi orang ketiga. Sayangnya pergumulan kritis Pak Sapardi ya...