Seluruh bisnis ilegal siap ia
backup kecuali satu : narkotika. Itulah prinsip hidup Don Corleno dalam
berbisnis. Idealisenya memicu konflik antar keluarga besar mafia. Ketika Sollozo
menawari sebuah kerja sama untuk bisnis narkoba, Don Corleno langsung
menolaknya. Akibatnya adalah kelompok Sollozo membabi buta memberondong Don
Corleno dengan peluru di dekat kantornya hingga ia sekarat. Michael, anak
bungsu Corleno akhirnya memutuskan membalasnya dengan membunuh Sollozo dan
melarikan diri ke Sicilia – Italia. Ketegangan memuncak ketika Sonny, anak sulung
Corleno dibunuh di gerbang jalan tol. Istri Michael di Italia pun ikut menjadi
korban, meledak di dalam mobil yang sudah dipasang bom. Michael pun pulang ke
Amerika. Ketika Don Corleno meninggal karena penyakitnya kambuh, Michael pun meneruskan
peran ayahnya sebagai Godfather. Michael dan keluarga besarnya membunuh siapa
saja yang terindikasi sebagai penghalang bisnis keluarganya. Termasuk Carlo, kakak
iparnya sendiri yang dianggap sebagai pengkhianat.
Kisah Godfather adalah dua sisi
yang sangat bertolak belakang. Di satu sisi memperlihatkan kekerasan yang
brutal. Bisnis harus diperjuangkan dengan darah dan nyawa. Di sisi yang lain
memperlihatkan kelembutan yang hangat di tengah keluarga. Dalam kekerasan yang
brutal ada ketenangan. Dalam ketenangan ada api dendam yang tak pernah padam.

Komentar
Posting Komentar